Tips Agar Kita Bisa Khusyuk Dalam Melaksanakan Shalat

Udah lama nggak nulis

Tapi tiba-tiba terinspirasi oleh kalimat “Sampaikanlah Ilmu Mu Walau Hanya Satu Ayat”

Oh Iya, berhubungan dengan judul di atas, jadi inger pernah denger cerita, Rasulallah S.A.W pernah menantang salah seorang sahabat yaitu Ali R.A untuk shalat 2 rakaat karena Allah S.W.T , dan Menjanjikan memberinya hadiah jika berhasil melakukannya, cerita lebih lanjut bisa di baca dari sumbernya disini. Singakat cerita pada rakaat pertama Ali berhasil melaksanakannya dengan khusyuk, tapi begitu bangkit untuk rakaat ke-2, terbesit sebuah pikiran tentang hadiah yang di janjikan oleh Rasulallah S.A.W tentu saja itu dikatakan dengan jujur oleh Ali setelah menyelesaikan shalatnya.

Dari cerita di atas, bahkan manusia sekelas sahabat nabi, kekhusyukannya masih bisa terganggu dengan sedikit janji duniawi yang sengaja diberikan oleh Rasulallah S.A.W apalagi kita yang tiap hari selalu disibukkan dengan hal duniawi ? 😀

Langsung aje kali y 😀

Tips ini ane dapet dari beberapa narasumber dgn cara-cara dan alasan yang berbeda pula.

  • Cara yang pertama, dan belum pernah saya amalkan juga 😀 . Caranya kita harus mengerti dan “mengahayati” arti dari setiap bacaan yang kita ucapkan dari mulai takbir sampai salam. Caranya setiap kita Membaca bacaan shalat dengan mulut, lalu artikan dalam bahasa Indonesianya dalam hati, lalu hayati dalam fikiran. Kalo kalian bisa sampai level menghayati, ane yakin, baru sampai baca doa iftitah pasti udah nangis. 🙂 Tips ini saya dapat dari seorang ustadz yg ceramah di Masjid.
  • Cara yang kedua, masih dari ustadz yang sama, kalo tidak bisa mengamalkan cara yang pertama, yaitu semua bacaan dari takbir sampai salam. “Minimal” kita harus mengerti dan “mengahayati” arti bacaan Utama dalam shalat : 1. Bacaan dari setiap kita takbir, 2. Bacaan dari setiap kita Rukuk, 3. Bacaan dari setiap kita Sujud, dan 4. Bacaan dari Surat AL-FATIHAH. Penulis sendiri masih mencoba belajar mengamalkan cara yang kedua ini. Tapi Jika kita sudah merasa bisa melewati Tahapan ini, tidak ada salahnya kita mencoba mengamalkan cara yang pertama
  • Cara yang ketiga ini, adalah Proses menuju cara yang pertama dan kedua. Cara ini bukan dari ustadz atau guru, tapi ini murni dari Penulis, berdasarkan pengalaman penulis dalam mengamalkan cara yang kedua, entah kenapa saya belum bisa mengahayati dari setiap bacaan yang saya artikan di dalam hati. Tapi dalam setiap proses menghayati arti tersebut, fikiran kita jadi terfokus untuk mencoba menghayati arti dari setiap bacaan yang kita artikan di dalam hati tadi, hasilnya kita tidak sempat memikirkan hal-hal duniawi, walaupun nanti yang anda rasakan hanya fikiran blank/putih gitu aja 😀 . Jadi, Untuk cara yang ketiga ini, minimal kita sudah tau arti dari ke-4 bacaan Utama, dan di tambahkan dengan bacaan ke-5 yaitu Bacaan dari surat2 pendek yang kita baca pada rakaat pertama dan kedua. Penulis sendiri baru hapal arti dari surat AN-NAS dan AL-FALAQ 😀
  • Tips yang keempat. Ini datangnya dari seorang ustadz waktu mengisi acara pesantren kilat sewaktu ane masih sekolah, tipsnya simple dan mudah untuk di jalanin tapi kadang suka lupa 😀 . Tipsnya Kita hanya perlu terus mengingatkan dalam hati kita, kalo kita lagi shalat, terus dari mulai takbir sampai selesai salam. kalo ada yang masih bingung saya kasih contoh kalimatnya “gue lagi solat” –  maaf tidak menggunakan bahasa indonesia yang baik dan benar karena ini pengalaman ane waktu ngamalin tips ini – jadi sewaktu ane shalat, ane terus bergumam dalam hati “gue lagi solat” sehingga itu memberikan efek agar fokus kita dalam melaksanakan shalat, dan ternyata tanpa ane sadari ini juga proses menuju cara yang pertama kedua dan ketiga. Tapi jangan di sangka mudah, Jujur penulis sendiri ngerasa belum pernah bisa mengamalkan dari rakaat pertama sampat terakhir, biasanya cm ingetnya di rakaat pertama doang. 😀
  • Tips kelima dan terakhir, terakhir blm tentu berakhir, kalao penulis dapet ilmu lagi nti klo inget penulis tambahin lagi tipsnya 😀. Tips yang kelima datangnya dari ade gue yang pertama. Sewaktu gue iseng nanya, gmn caranya shalat kita agar khusyuk, terus dia jawab “gampang, waktu solat, inget mati”. Wuih…. serem kan ? ane seh nggak nanya detailnya kayak gmn, tapi – ini menurut penafsiran ane ye – mungkin caranya : 1. yang pasti waktu kita shalat kalo bisa dalam keadaan gelap, 2. selama kita shalat dari takbir sampai salam usahakan selalu bergumam “umur gue nggak lama lagi” . Baru nulis aja ane udh merinding neh, gmn kalo beneran di amalin y ? hehehehe….

Sebelumnye biasa neh ane minta maaf kalo ada kata, atau kalimat yang salah, mohon di benarkan di komennya, biar nanti insyallah ane benerin.

Jujur ane sebenernya udah lama mau nulis ini, tapi ane pikir-pikir ane aje blm bener ngamalinnye, jadi malu mau nge-share-nya 😀 kalo nggak terinspari dari kalimat pertama paragraf kedua mungkin ane nggak berani share

Leave a comment

Filed under Tips&Trik

Catatan Pendidikan Kewarganegaraan (PKN) tgl 17-01-2014

Kenapa harus ada matakul PKN ?

Ans : karena matkul PKN termasuk dalam matkul pengembangan kepribadian, bersama Pendidikan Pancasila, Agama, dan Wawasan Budi Luhur

Apa isi UU No.2 thn 1989 ?

Ans : 1. Melahirkan anak didik (warga negara) yang menguasi IPTEK untuk bekal hidup, sekaligus untuk kepentingan bangsa dan negara.

2. melahirkan anak didik (warga negara)  yang memiliki kepribadian dan sikap mental yang baik, cinta tanah air dan rela berkorban

Apa itu cinta tanah air dan apa rela berkorban ?

Ans : klo cinta tanah air itu bentuk unkapan memalui ucapan sebagai komitmen kalau kita suka tinngal dan hidup di di tanah air.

Klo rela berkorban itu bentuk nyata yg di wujudkan melalui tindakan dan perbuatan, tidak hanya di mulut saja, org cinta blm tentu rela untuk berkorban, org yg rela berkorban sdh pasti cinta.

Sebutkan landasan-landasan hukum  matkul PKN !

Ans: 1. UUD 1945 Amandemen ke IV

2. UU No. 20 tahun 1982, tentang pokok-pokok HANKAMNEG

3. UU No. 2 tahun 1989, tentang Sistem pendidikan Nasional

4. UU No.2  tahun 2002, tentang kepolisian negara RI, dan UU No. 3  tahun 2002, tentang pertahanan negara

5. Tap MPR , No . VI/MPR/1999 tentang GBHN  tahun 1999 –  2004

6. Surat Kep.DIRJEN DIKTI No.267/DIKTI/KEP/2000

7. Surat Kep. DIRJEN DIKTI DEPDIKNAS No. 38/DIKTI/KEP/2002

Landasan yang menduduki peringkat pertama adalah ?

Ans : UUD 1945 AMANDEMEN KE IV

Isi surat Surat Kep.DIRJEN DIKTI No.267/DIKTI/KEP/2000 ?

Ans : tentang penyempurnaan kurikulum Mata Kuliah  Pengembangan kepribadian kewarganegaraan

Isi Surat Kep. DIRJEN DIKTI DEPDIKNAS No. 38/DIKTI/KEP/2002 ?

Ans : tentang petunjuk  pelaksanaan mata kuliah  pengenbangan kepribadian di perguruan tinggi.

Tujuan PKN ?

Ans : 1. Mampu melaksanakan HAK dan KEWAJIBAN, secara santun, jujur,  dan demokratis serta ikhlas

2. memahami tentang beragam masalah dasar kehidupan ber masyarakat, berbangsa, dan bernegara.

3. memupuk sikap dan perilaku patriotisme yang cinta dan rela berkorban demi tanah air.

Apa itu HAK dan KEWAJIBAN ?

Ans: hak itu berhubungan dengan sesuatu yang harusnya kita terima / dapatkan

Kewajiban itu berhubungan dengan sesuatu yang seharusnya kita lakukan / kerjakan

Apa itu santun ?

Ans : bertutur kata yang baik dan tidak menyakiti hati org lain

Apa itu jujur ?

Ans : berkata benar susai dengan kejadian yang sebenarnya, perkataan harus sesuai dengan perbuatan.

Apa itu demokratis ?

Ans : pemerintahan dari rakyat oleh rakyat dan untuk rakyat

Dari rakyat artinya : pemerintah / presiden berasal dari rakyat karena di pilih oleh rakyat

Oleh rakyat artinya : pemerintah / presiden bekerja atas nama rakyat

Untuk rakyat artinya : hasil kerja pemerintah / presiden untuk kemakmuran rakyat

Apa itu ikhlas ?

Ans : memberi apa pun tanpa pamrih

Apa itu wawasan nusantara ?

Ans : cara pandan bangsa indonesia berdasarkan ide nasional yaitu pancasila.

Apa itu sikap patriot ?

Ans : mencintai tanah air dan bangsa

Apa itu sikap ksatria ?

Ans :   membela kejujuran, kebenaran dan keadilan

Apa itu sikap pendekar ?

Ans : rela bekerja keras dalam menghadapi tantangan hidup

Apa itu sikap pelopor ?

Ans : menjadi teladan dan selalu berada di depan

Apa itu sikap pejuang ?

Ans : rela berkorban untuk  tanah air dan bangsa.

Sebutkan urutan landasan kehidupan berbangsa dan bernegara !

Ans : 1. Pancasila

2. UUD 1945

3. wawasan nusantara

4. ketahanan nasional

5. politik dan strategi  nasional

Apa saja hambatan-hambatan yg dapat mengganggu  pelaksanaan pancasila ?

Ans : diantaranya adalah karena adanya paham-paham lain dan sikap manusia tertentu, baik individu maupun golongan.

Apa itu paham theokrasi ?

Ans : paham yg menghendaki negara berdasarkan hukum agama

Apa itu  paham sekulerisme ?

Ans : paham yang menghendaki urusan negara dan urusan agama terpisah

Apa itu paham liberalisme ?

Ans : paham yg menghendaki kebebasan individu yang sangat luas, dengan paham ini akam membetuk pribadi yg individualisme.

Apa itu paham komunisme ?

Ans : paham ini mengajarkan bahwa negara adalah milik bersama, dan kepentingan partai lebih di utamakan

Apa itu paham marxisme ?

Ans : hampir sama dengan komunisme, tapi lebih mengutamakan kepentingan negara daripada warga negaranya.

Apa itu paham fasisme ?

Ans : paham ini memberikan kekuasaan mutlak kepada negara alias diktator.

Apa itu etatisme ?

Ans : paham ini mengajarkan semuanya serba untuk negara, tapi lbh fokus pada penguasaan alat produksi

Apa itu paham chauvinisme ?

Ans : paham ini mengajarkan cinta dan banggan kepada bangsa dan negara secara berlebihan, shingga menyebabkan mereka  merendahkan bangsa dan negara lain

Apa itu paham ethonosentisme ?

Ans : yaitu semangat cinta kepada daerah atau suku yg berlebihan, shingga menyebabkan perang antar suku, karena tidak ada smangat nasionalisme.

Apa itu sikap fanatik ?

Ans : sikap yang menjunjung tinggi keyakinan sendiri dan merendahkan keyakinan org lain.

Apa itu sikap sewenang-wenang ?

Ans : sikap yang dapat merugikan diri sendiri dan orang lain, dan kelewat batas

Apa itu sikap primordial ?

Ans : sikap setia kepada suatu ikatan pertama, dan biasanya berlingkup kecil

Apa itu sikap feodal ?

Ans : sikap merasa derajat dirinya lbh tinggi dr org lain, sehingga menyebabkan kurangnya rasa hormat kepada org lain.

Apa itu sikap paternalistik ?

Ans : sikap yg merasa paling bnr, sok ngatur, sok merintah.

Apa itu sikap materialistik ?

Ans : sikap yg terlalu mementingkan meteri.

Apa itu sikap hedonistik ?

Ans : sikap yang terlalu mementingkan kehidupan dunia, tidak perduli denga kesetiakawanan dan persahabatan.

Leave a comment

Filed under Catatan Kuliah

101 Ide Romantis

101 ide romantisBuat kalian yang sudah kehabisan ide-ide romantis, atau buat kalian yang bingung mau ngapain sama pasangan kalian, mungkin kalian bisa cari tahu di sini, dan buat para pengantin baru biar lebih lengket, mungkin beberapa ide di sini dapat membantu anda, apalagi yang ngerasa hubungannya lagi kurang baik, mungkin ide-ide di sini bisa membuat hubungan kalian baik kembali, isi e-book di sini dalam bahasa inggris, kalo nggak ngerti jangan tanya ke saya, saya juga nggak ngerti-ngerti banget, silahkan buka google translate aja ya. 😀

Leave a comment

Filed under E-Book, Love

Cara Uninstall Oracle 10g pada Windows XP

Mungkin masih banyak yang merasa kerepotan dengan cara Uninstall oracle. karena tidak bisa dilakukan semudah kita uninstall program lain dengan control panel atau software uninstaller 3rd party.
ini adalah cara yang biasa saya lakukan untuk uninstall oracle 10g. semoga dapat membantu kalian
1. Uninstall software Oracle 10g lewat Control panel : Control panel -> Add/Or Remove Program […]

Mungkin masih banyak yang merasa kerepotan dengan cara Uninstall oracle. karena tidak bisa dilakukan semudah kita uninstall program lain dengan control panel atau software uninstaller 3rd party.

ini adalah cara yang biasa saya lakukan untuk uninstall oracle 10g. semoga dapat membantu kalian

1. Uninstall software Oracle 10g lewat Control panel : Control panel -> Add/Or Remove Program -> Remove Oracle 10g

2. Matikan servis Oracle 10g : Run -> services.msc -> Matikan seluruh servise Oracle 10g

3. Hapus seluruh registry di regedit : Run -> regedit -> Hapus file berikut:

– HKEY_CURRENT_USER\Software\Oracle
– HKEY_LOCAL_MACHINE \ SYSTEM\CurrentControlSet \ Services \ OracleDBConsoleorcl
– HKEY_LOCAL_MACHINE \ SYSTEM \ CurrentControlSet \ Services \ OracleJobSchedulerORCL
– HKEY_LOCAL_MACHINE \ SYSTEM \ CurrentControlSet \ Services \ OracleOraDb10g_home1iSQL*Plus
– HKEY_LOCAL_MACHINE \ SYSTEM \ CurrentControlSet \ Services \ OracleOraDb10g_home1SNMPPeerEncapsulator
– HKEY_LOCAL_MACHINE \ SYSTEM \ CurrentControlSet \ Services \ OracleOraDb10g_home1SNMPPeerMasterAgent
– HKEY_LOCAL_MACHINE \ SYSTEM \ CurrentControlSet \ Services \ OracleOraDb10g_home1TNSListener
– HKEY_LOCAL_MACHINE \ SYSTEM \ CurrentControlSet \ Services \ OracleServiceORCL

4. Restart komputer.

5. Hapus File dan directory Oracle 10g tempat instalasi Oracle.

6. Tidak lupa file yang ada di direktori C:\Program Files\Oracle juga perlu dihapus

Ada yg simple lg nih…

tips yang cukup bermanfaat :

1.Uninstall semua komponen oracle menggunakan Oracle Universal Installer (OUI)
2.Delete HKEY_LOCAL_MACHINE/SOFTWARE/ORACLE yang berisi semua registri oracle dengan menggunakan   REGEDIT.
3.Delete semua Oracle services/component.Lihat semua service yang berawalan “ORA”
4.Reboot Server
5.Delete the ORACLE_BASE directory. (i.e C:\Oracle)
6.Delete the C:\Program Files\Oracle directory.
7.Kosongkan temp directory
8.Kosongkan recycle bin.

 

Leave a comment

Filed under Oracle, Tips&Trik

Pak Angin yang Menyebrangkan Anak Balon

Dengan saputangan merah jambu di telapak tangan kanannya, Adin mengusap butiran keringat di wajah lelahnya yang tampak memerah. Mobil Adin yang tidak ber-AC, membuat siang yang sudah sepanas mie instan terasa makin panas. Parahnya, jalanan macet minta ampun. Mobil-mobil hanya maju sedikit-sedikit. Sementara, orang-orang yang duduk di dalam mobil sudah terlihat kusut semua. Adin mengumpamakan wajah mereka seperti kusutnya jemuran mamimyang belum sempat disetrika.

“Panas, ya, Sayang?” tanya mamim sambil merapikan poni lepek Adin.

Adin hanya mengangguk lemas.

“Pengin esm nggak?” tanya mamim.

Kali ini, Adin mengangguk lagi dengan pasrah.

“Mamim juga pengin. Kalau ada tukang es lewat, kita panggil saja, yuk?” ajak mamim.

Dengan penuh harap, Adin meneliti setiap sisi jalan, kalau-kalau ada tukang es nongkrong. Semoga tukang es itu punya es susu … mmm … atau barangkali es krim coklat juga boleh. Kalau mamim, dia pasti beli es jeruk. Mana, ya? Kok, yang ada malah tukang baso, she? Di situ juga ada tukang rokokm tukang tambal ban, tukang minta-minta, dan tukang-tukang yang lain.

Tiba-tiba, mata Adin berhenti menjelajahi jalanan di sekeliling mobilnya yang terjebak macet. Di jalur sebelah, terlihat mobil-mobil melaju bebas dan kencang tanpa halangan apa pun. Adin seketika melihat sebuah balon oranye sedang menyebrang jalan. Dengan gagahnya, ia menerobos barisan kendaraan yang sudah bosan menanti bubarnya antrean. Permasalahannya Cuma satu, mobil-mobil dari atah berlawanan, melaju dengan amat cepatnya, dan tak melihat sang balon sedang berjalan-jalan.

Adin jadi merinding sendiri melihatnya. Bagaimana kalau balon itu tertabrak, lalu meledak? Balon, kan, lemah sekali. Terkena kuku sedikit saja bias DOR! Sepertinya, balon itu masih anak-anak. Harusnya, ia tidak boleh menyebrang sendiri. Kata mamim, anak-anak harus dituntun orang dewasa kalau mau menyeberang jalan. Sebentar lagi, pasti bakal ada kecelakaan lalu lintas, deh …. Balon oranye itu akan mengalami kecelakaan !

Adin menyembulkan kepalanya ke luar jendela supaya dapat melihat balon oranye dengan lebih jelas.

“Adin, kelapanya jangan ke luar-luar gitu!” kata mamim mengingatkan.

Mendengar terugran mamim, Adin segera memasukkan kepalanya kembali ke bawah atap mobil. Akan tetapi, dia tidak melepaskan pandangannya dari si balon oranye.

“Lihat apa, Din ? Tukan esnya ada?” tanya mamim.

Adin menggeleng. “Mim, Adin takut balon itu ditabrak mobil,” kata Adin sambil menunjuk balon oranye yang masih melayang-layang tidak jelas di tengah jalan.

Mamim mengikuti arah telunjuk Adin.

“Kata Mamim, anak-anak harus menyeberang dengan orang besar, kan? Balon itu nakal sekali. Harusnya, ia menyeberang dengan balon yang sudah besar atau benda apa pun yang lebih besar darinya,” lanjut Adin.

Mamim tersenyum. “Balon itu ada yang jaga, kok, Din,”

Kata mamim sambil melepas kopling. “Lihat, deh, dari tadi balon itu baik-baik saja, kan? Setiap ada mobil, ia pasti melompat. Sebentar lagi, ia pasti sampai di seberang dengan selamat,” kata mamim yakin.

“Dari tadi, balonnya sendirian, kok, nggak dijaga siapa-siapa,” protes Adin.

“Penjaganya nggak kelihatan, Din, Namanya Pak Angin. Setiap ada kendaraan lewat … HOOOPLA …  angin akan mengangkat si balon tinggi-tinggi supaya tidak tertabrak. Angin itu seperti polisi, Din. Ia membantu menyeberangkan anak balon, anak kresek plastik, dan anak laying-layang,” terang mamim.

Adin memrhatikan si balon yang masih melayang-layang. Akhirnya, balon itu pun tiba di seberang jalan dengan selamat.

“Iya, Mim, balonnya selamat!” sorak Adin.

“Betul, kan?” mamim ikut memandangi balon oranye yang sekarang sedang melompat-lompat girang di trotoar. Pasti ia sedang mengucapkan rasa terima kasihnya pada Pak Angin.

“Din, tukang esnya masih belum kelihatan juga, ya?” tanya mamim.

Adin mengeleng kuat-kuat. Pertanyaan mamim segera mengingatkan Adin pada rasa haus yang dari tadi mengelitiki kerongkongannya.

“Ya, sudah. Buka jendelanya lebar-lebar, supaya Pak Angin bias masuk dan menghibur kita,” suruh mamim.

Adin membuka jendela mobil lebar-lebar. Benar saja, Pak Angin lantas terbang masuk ke dalam mobil. Kebaikan hatinya memenuhi seluruh isi mobil yang tadinya pengap, membuat haus Adin hilang sedikit, dan menjadikannya gembira seperti balon oranye tadi.

Dengan penuh kasih saying, Pak Angin meniupi poni lepek Adin sampai kering. Ia juga menyapa wajah mamim yang tadinya panas dan berkeringat menjadi segar kembali. Begitu pula Adin. Setelah Pak Angin berhenti bermain rambut, Adin dan mamin bernyanyi-nyanyi gembira, “Macet lagi, macet lagi … gara-gara si Komo lewat …. “ Inilah lagu yang selalu dinyanyikan mamim kalau lalu lintas tiba-tiba macet.

Lalu, terlintas dalam pikiran Adin, Sebetulnya Pak Angin punya anak, tidak, ya? Ia, kan, sering menolong anak-anak. Tapi, bagaimana dengan anaknya sendiri?

Tiba-tiba, angin sepoi-sepoi menyentuh wajah Adin. Tiupannya begitu lembut, lebih lembut dibandingkan embusan Pak Anfin sebelumnya.

“Anak Angin, kamukan itu?” tanya Adin.

Sekal lagi, angin sepoi-sepoi itu menerpa muka Adin dengan ramah.

“Iya, Pak Angin punya anak!” sorak Adin.

Siang itu, Adin berkenalan dengan Angin Kecil yang sebaya dengannya.

 

ni Adalah Potongan dari Dongeng dan Cerita Anak “Dunia Adin”

Daftar Pustaka : Sundea. 2007. Dunia Adin. Bandung: Read! Publishing House (Kelompok Mizan)

baca juga Part 1 ; Part 2

2 Comments

Filed under Dunia Adin, Dunia Adin Part 3, Novel

Keluarga Besar yang Tinggal di Seberang Rumah Adin

Adin tinggal di sebuah komples perumahan di Bangdung. Kompleks itu seperti sebuah kota kecil lengkap dengan berbagai fasilitas. Di sana ada supermarket, tempat kursus, taman dan gedung olahraga. Selama tidak keluar dari kompleks, pengendara motor boleh berlalu-lalang tanpa surat izin mengemudi (SIM). Anak-anak juga dapat bermain dengan nyaman di sekitar kompleks karena satpam kompleks senantiasa siaga.

Rumah-rumah di kompleks itu saling berdekatan. Rumah Adin terletak di pojok kompleks. Tepat disebranganya, berdiri sebuah rumah bercat putih dengan pagar hitam. Di depan rumah itu terpancang plang bertuliskan, “Dokter W.H. Panggabean, Ahli Saraf”. Seluruh penghuni rumah itu sangat akrab dengan Adin. Oleh sebab itu, saya merasa perlu memperkenalkan penghuni rumah itu satu per satu.

Kepala keluarga di rumah itu adalah Om Panggabean. Dia bekerja sebagai dokter saraf yang berpraktik di rumah. Dokter saraf adalah dokter yang memperbaiki saraf; benang-benang halus dalam tubuh manusia. Jika benang-benang halus itu kusut, tubuh manusia mengalami ganguan. Misalnya, tanganmu bisa bergerak-gerak sendiri tanpa diperintahkan. Repot sekali, kan ?

W.H. adalah singakatan dari Wilson Hajuruan. Dalam adat Batak, jika seorang laki-laki sudah berkeluarga, nama depannya jarang digunakan. Karena itulah, semua orang mengenal Om Panggabean melalui marganya saja, Panggabean.

Om Panggabean bertubuh tinggi besar. Suaranya berat dan tegas. Sekilas, dia tampak menyeramkan seperti raksasa-raksasa di negeri dongeng. Tetapi sebetulnya, Om Panggabean ramah dan baik hati. Adin sangat menyukainya.

Bagi Om Panggabean, tanggung jawab sangatlah penting. Oleh sebab itu, setiap anaknya diberi kamar sendiri-sendiri. Dengan mempunyai kamar sendiri, diharapkan anak-anaknya akan belajar bertanggung jawab pada ruang kecil serta barang-barang di dalamnya.

Tante Naomi muliawati, istri Om Panggabean, bukan berdarah Batak. Ayahnya keturunan Cina-Jawa, sementara ibunya orang Belanda-Sunda. Selain itu, dia juga mempunyai sedikit darah Manado. Budaya yang bercampur aduk dalam kehidupan Tante Naomi, membuat dia tidak memegang tradisi apa pun. Semenjak menikah dengan Om Panggabean, barulah Tante Naomi  belajra mengikuti taridisi Batak.

Tante Naomi merupakan satu-satunya perempuan di rumah putih itu. Tubuhnya mungil, kulitnya putih, dan rambutnya pendek agak ikal. Pembawaannya hangat dan menyenangkan. Sebagai ibu dari enam orang anak, dia sangat cekatan dalam mengurus keluarga. Kegemarannya adalah merawat bunga di belakang rumah. Karena begitu sayangnnya pada bunga, sampai-sampai buanga itu dia anggap seperti anaknya sendiri.

Dalam keluarga Om Panggabean, Adin bersahabat dengan si bungsu yang bernama Lambok Hasudungan. Mereka berusia sama, yakni enam tahun. Dalam bahasa Batak, Lambok berarti lembut, sementara Hasudungan berarti kesayangan. Jadi, Lambok Hasudungan si lembut yang menjadi kesayangan semua orang. Nama ini sungguh sesuai dengan Lambok yang pendiam dan berhati lembut. Sungguh berbeda dengan Adin yang cerewet. Biarpun mereka mempunyai sifat yang berbeda, Adin dan Lambok tetap sering bermain bersama. Mereka tidak pernah bertengkar, baik di kelas maupun di rumah.

Dalam kesehariaannya, Lambok dipanggil dengan nama Coki oleh kakak-kakaknya. Padahal dalam adat Batak, seorang anak bungsu akan disebut Ucok

“Coki lebih keren daripada Ucok!” begitu gurau abang-abang Coki.

Abang tertua Coki bernama Darwin Mulajadi Panggabean. Panggilannya Bang Darwin. Sekarang umurnya enam belas tahun dan sudah duduk di bangku kelas dua SMA. Bang Darwin bertubuh kurus dan berkacamata minus. Dia pendiam seperti Coki dan sangat pendai seperti seorang professor. Adin sangat mengaguminya.

Charles Maruli Panggabean alias Bang Ruli adalah nama abang Coki yang kedua. Dia duduk di kelas satu SMA, berselisih umur satu tahun dengan Bang Darwin. Bang Ruli adalah abang favorit Adin dan Coki. Dia hangat serta penyabar. Dialah abang yang paling sering memeriksa pe-er Adin dan Coki. Dia jugalah abang yang paling dapat diandalkan di rumah Coki.

Urutan kelahiran selanjutnya setelah Bang Ruli adalah Eduard Hamonangan Panggabean. Sekarang Bang Edu berumur 14 tahun dan duduk di bangku kelas tiga SMP. Hobinya berolahraga basket. Tak heran jika badannya tinggi tegap seperti papip. Sayangnya , dia jarang berada di rumah.

Bang Barry adalah anak keempat, setelah Bang Edu. Baringin Parlindungan Panggabean nama lengkapnya dia sekarang duduk di bangku kelas lima SD, terpaut empat tahun usianya dari Coki. Nama Baringin Parlindungan berarti pohon beringin sebagai tempat berlindung. Tapu boro-boro berlindung, luput dari kejahilannya saja sudah bagus. Biarpun begitu, Bang Barry sangat baik hati. Jika sudah berbuat salah, dia tidak segan mengakui dan meminta maaf atas kesalahan yang sudah dia perbuat.

Selanjutnya, ada adik Barry bernama Hansen Daumara Panggabean. Dia dipanggil Dodo oleh teman-temannya. Usianya delapan tahun, dua tahun lebih tua daripada Coki. Dodo selalu ingin menjadi jagoan. Itulah sebabnya dia ikut les karate. Dodo sangat mengidolakan Barry karena sikapnya yang tegas dan bersemangat dalam melakukan segala sesuatu.

Itulah keluarga besar Panggabean yang dekat dengan Adin. Mereka akan muncul pada kisah-kisah Adin yang akan saya ceritakan kepada kalian.

Ini Adalah Potongan dari Dongeng dan Cerita Anak “Dunia Adin”

Daftar Pustaka : Sundea. 2007. Dunia Adin. Bandung: Read! Publishing House (Kelompok Mizan)

baca juga Part 1 ; Part 3

2 Comments

Filed under Dunia Adin, Dunia Adin Part 2, Novel

Belajar Java Part 1

Instalasi Java

Dua komponen penting untuk belajar java:

  1. Java Development Kit ( Software pengompile )
  2. Java Creator ( Software Editor )

Untuk Software Editor sebenarnya ada banyak, bisa menggunakan notepad++, JCreator, netbeans, dan yang terbaru mungkin Eclips.

Tools yang saya gunakan antara lain :

  1. Laptop warisan bokap  ( Intel Centrino, OS Windows XP SP2 )
  2. Buku pedoman “Tuntunan Pemograman Java”  karangan Rangsang Purnama ( Boleh Beli di Thamrin City (JACC) lantai 3 )
  3. Java Development Kit ( jdk-6-windows-i586.exe ) disarankan menggunakan JDK -6 (Boleh minta dari temen kampus) kalau anda belum punya anda bisa mendownloadnya di http://www.oracle.com/technetwork/java/javasebusiness/downloads/java-archive-downloads-javase6-419409.html
  4. Dan  JCreator 3.0 Pro (Boleh Download di Indowebster)

Catatan : Untuk menginstall JDK harus tersedia ruang kosong pada hard disk minimal 700MB untuk instalasi yang membutuhkan Documentation.

Pertama yang saya lakukan adalah menginstall JDK terlebih dahulu.

Caranya gampang kok tinggal NEXT-NEXT aja sampe finish

Dan Kedua saya menginstal JCreator.

Caranya Juga gampang tinggal NEXT-NEXT doang. Stelah selesai baru dah kita lakukan registrasi.

Caranya : Anda masuk dulu kedalam s/w JCreator tersebut, lalu nti di sana ada pilih menu Help selanjutnya pilih menu Enter Registration Details… Selanjutnya anda masukan Name & Key yang ada punya. Setelah Registration successfully baru lah anda bisa menikmati keseluruhan fungsi dari JCreator tersebut.

Sekian Dari Saya. Wassallammualaikum Wr. Wb.

Leave a comment

Filed under Java, Pemograman, TUTORIAL